banner 728x250
Opini  

Seleksi Sekda: Sumenep Sedang Menguji Dirinya Sendiri

​Ujian Transparansi: Akhmadi Yasid menyoroti pentingnya profesionalisme dan keberanian menjaga jarak dari intervensi dalam proses seleksi Sekda Sumenep
Foto close-up Akhmadi Yasid, seorang mantan jurnalis yang kini mengabdi di parlemen, mengenakan kaos putih bermotif hitam, sedang duduk di dalam mobil dengan latar belakang kursi kendaraan berwarna krem.

Oleh: AKHMADI YASID (Mantan Jurnalis, kini mengabdi di Parlemen)

SELEKSI Sekda Sumenep kini resmi memasuki babak penentuan. Tahapan lanjutan telah berjalan, dari tes CAT, wawancara hingga dan lain-lain. Hari ini, semua prosesnya perlahan berlangsung secara epik.

Seluruh proses kini berada di bawah kendali BKD Provinsi Jawa Timur. Sebuah skema yang di atas kertas dimaksudkan untuk menjaga jarak dari intervensi dan kepentingan sempit.

Delapan pejabat yang lolos seleksi administrasi kini berdiri di garis start. Mereka datang dengan latar belakang kuat, pengalaman panjang, dan kesiapan penuh untuk bertarung secara terbuka.

Wajah-wajah birokrasi ini menandai satu hal penting, bahwa kontestasi ini bukan lagi formalitas, tapi pertarungan kapasitas. Namun, di titik inilah publik Sumenep harus bersikap dewasa sekaligus waspada.

Pengalaman kolektif mengajarkan bahwa proses yang rapi belum tentu berakhir murni. Tahapan boleh panjang, mekanisme boleh berlapis, tetapi hasil akhirnya tetap akan diuji oleh satu pertanyaan mendasar. Ini dia: apakah yang terpilih memang layak untuk Sumenep 3?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *