SUMENEP, taneyan.id – Aktivitas penambangan Galian C di sekitar kawasan Asta Tinggi, Kabupaten Sumenep, menuai sorotan dari berbagai kalangan. Lokasi penambangan tersebut dinilai berdekatan dengan situs bersejarah pemakaman Raja-Raja Sumenep.
Asta Tinggi dikenal sebagai kawasan bersejarah yang telah berusia ratusan tahun dan memiliki nilai budaya serta spiritual bagi masyarakat Madura. Kawasan ini juga menjadi salah satu destinasi wisata religi yang hingga kini masih dijaga kesakralannya.
Menanggapi kondisi tersebut, Paguyuban Potra Potre Budaya Madura menyatakan sikap tegas terkait aktivitas Galian C yang dinilai berpotensi mengganggu kelestarian kawasan bersejarah tersebut. Paguyuban menilai perlu adanya perhatian serius dari pemerintah daerah.
Ketua Umum Paguyuban Potra Potre Budaya Madura periode 2025–2026, Potra Bady, menegaskan bahwa Asta Tinggi bukan sekadar lokasi pemakaman. Menurutnya, kawasan tersebut merupakan bagian penting dari identitas dan sejarah Madura.
“Asta Tinggi Sumenep adalah situs bersejarah dan makam Raja-Raja Sumenep yang memiliki nilai penting bagi budaya dan sejarah Madura,” ujar Potra Bady. Ia menilai aktivitas tambang di sekitar kawasan tersebut berpotensi merusak lingkungan dan nilai kesakralan situs.







