SUMENEP, taneyan.id – Sebanyak 400 tambak udang bodong terungkap beroperasi di Sumenep dan kondisi ini dinilai mengancam lingkungan. Temuan tersebut muncul setelah Pansus Tambak Udang DPRD Sumenep melakukan sidak pada Jumat (12/12/2025).
Pansus meninjau tambak di Kecamatan Bluto dan Pragaan untuk memastikan kondisi sebenarnya. Mereka menemukan banyak tambak yang tidak memenuhi standar pengelolaan lingkungan.

Ketua Pansus, Akhmadi Yasid, memimpin peninjauan ke sejumlah titik. Ia menilai temuan tersebut menjadi sinyal kerusakan yang harus segera ditangani.
Wakil Ketua Pansus, Eka Bagas Ardiansyah, menyebut masalah IPAL sebagai temuan paling mencolok. Ia menduga sebagian limbah bahkan diarahkan langsung ke laut.
“Di Pakandangan Tengah ipalnya asal-asalan,” ujar Bagas. Ia juga menyebut bau menyengat di sekitar tambak sebagai bukti lemahnya pengolahan limbah.







