Optimalisasi layanan digital tersebut telah memberikan dampak yang cukup signifikan dan mendapat apresiasi dari masyarakat.
“Sejak layanan digital ini dioptimalkan, waktu tunggu pasien lebih singkat, alur pelayanan tertata dan efektivitas pelayanan semakin meningkat,” ujarnya.
Erliyati menegaskan, transfirmasi digital ini tidak akan menciptakan perbedaan pelayanan kepada masyarakat.
Sebaliknya, sambung Erliyati, transformasi digital ini akan memperluas akses layanan bagi masyarakat, terutama warga rentan dan kurang mampu.
“Kami pastikan tidak ada satu pun masyarakat yang mengalami kesulitan untuk mendapat pelayanan. Bagi kami, kepercayaan masyarakat menjadi prioritas. Kepercayaan itu hanya bisa diperoleh dengan kerja nyata dan meningkatkan kualitas pelayanan,” pungkasnya.(*/mkt)







