banner 728x250

WTP Bukan Tujuan Akhir, Pemkab Sumenep Fokus Maksimalkan Manfaat APBD bagi Masyarakat

Foto Wabup Sumenep KH. Imam Hasyim (kanan) mewakili Pemkab Sumenep bersama perwakilan BPK RI (kiri) sedang berjabat tangan sambil memegang bingkai Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP). Di latar belakang terdapat spanduk biru besar bertuliskan "PENYERAHAN LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN ATAS LKPD TAHUN 2025 KABUPATEN SUMENEP & KOTA SURABAYA" dengan logo BPK.
Wabup Sumenep KH. Imam Hasyim (kanan) bersama perwakilan BPK RI (kiri) saat serah terima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) LKPD Tahun Anggaran 2025 di Sidoarjo. Capaian ini menandai keberhasilan Pemkab Sumenep dalam mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kesembilan kalinya secara berturut-turut.

SUMENEP, taneyan.id – Sembilan kali berturut-turut meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kembali menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar simbol prestasi administratif. Capaian itu menjadi bukti konsistensi daerah dalam menjaga tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.

Predikat WTP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 kembali diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI kepada Pemkab Sumenep. Raihan tersebut memperpanjang catatan positif pemerintah daerah sejak laporan keuangan tahun anggaran 2017.

Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) berlangsung di Kantor Perwakilan BPK RI Provinsi Jawa Timur di Sidoarjo. Penghargaan itu diterima langsung oleh Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim mewakili pemerintah daerah.

KH Imam Hasyim mengatakan, keberhasilan mempertahankan opini WTP merupakan hasil konsistensi pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Capaian tersebut juga tidak terlepas dari kerja sama seluruh perangkat daerah dalam menjalankan pengelolaan anggaran sesuai ketentuan yang berlaku.

“Opini WTP ini menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar KH Imam Hasyim usai menerima LHP BPK RI.

Ia menegaskan, penghargaan tersebut bukan sekadar capaian administratif semata. Menurutnya, WTP merupakan bagian dari upaya membangun sistem pemerintahan yang efektif, tertib, dan bertanggung jawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *