SUMENEP, taneyan.id – Penguatan stabilitas sosial politik daerah menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan pembangunan dan menciptakan lingkungan yang aman, kondusif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep Arif Firmanto menjelaskan stabilitas sosial politik tidak hanya berkaitan dengan keamanan.
Akan tetapi juga mencakup terbangunnya komunikasi yang baik antara pemerintah dengan seluruh elemen masyarakat.
“Kami yakin sinergi ini mampu mencegah potensi konflik dan memperkuat kepercayaan publik terhadap jalannya pemerintahan,” ucapnya, Kamis (18/6/2026).
Arif mengatakan Pemkab akan mengupayakan berbagai langkah strategis untuk mewujudkan stabilitas sosial politik di Kota Keris.
Salah satunya dengan meningkatkan koordinasi lintas sektor, memperkuat peran masyarakat dalam menjaga kerukunan hingga memfasilitasi ruang dialog untuk menyerap aspirasi warga.
“Selain itu, partisipasi aktif masyarakat dalam kehidupan demokrasi juga menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas daerah. Perbedaan pandangan politik diharapkan dapat disikapi secara dewasa dengan mengedepankan persatuan dan kepentingan Bersama,” tambahnya.
Menurutnya, stabilitas sosial politik akan berdampak signifikan untuk mewujudkan pembangunan daerah ke depan.
Stabilitas sosial politik yang kuat, lanjut Arif, akan mudah menarik minat investor, meningkatkan pelayanan publik serta menjalankan berbagai program pembangunan secara optimal.
“Stabilitas bukan hanya tugas pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Dengan komunikasi yang baik dan semangat gotong royong, kita dapat menjaga daerah tetap aman, damai dan berkembang,” ujarnya.
Arif menegaskan, Pemkab Sumenep akan terus berupaya meningkatkan respons pelayanan terhadap masyarakat berkaitan dengan stabilitas sosial politik.
“Salah satu upaya yang akan kami lakukan yakni dengan optimalisasi layanan darurat Si-Lapor 112,” tandasnya. (*ifa)







