“Selain itu, partisipasi aktif masyarakat dalam kehidupan demokrasi juga menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas daerah. Perbedaan pandangan politik diharapkan dapat disikapi secara dewasa dengan mengedepankan persatuan dan kepentingan Bersama,” tambahnya.
Menurutnya, stabilitas sosial politik akan berdampak signifikan untuk mewujudkan pembangunan daerah ke depan.
Stabilitas sosial politik yang kuat, lanjut Arif, akan mudah menarik minat investor, meningkatkan pelayanan publik serta menjalankan berbagai program pembangunan secara optimal.
“Stabilitas bukan hanya tugas pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Dengan komunikasi yang baik dan semangat gotong royong, kita dapat menjaga daerah tetap aman, damai dan berkembang,” ujarnya.
Arif menegaskan, Pemkab Sumenep akan terus berupaya meningkatkan respons pelayanan terhadap masyarakat berkaitan dengan stabilitas sosial politik.
“Salah satu upaya yang akan kami lakukan yakni dengan optimalisasi layanan darurat Si-Lapor 112,” tandasnya. (*ifa)







