banner 728x250

Pemkab Sumenep Gerak Cepat Putus Rantai Campak Lewat Imunisasi Massal

"Petugas kesehatan memberikan imunisasi campak kepada anak-anak dalam program imunisasi massal di Kabupaten Sumenep."
Ilustrasi petugas kesehatan menyuntikkan vaksin campak kepada anak.

SUMENEP, taneyan.idPemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengambil langkah cepat dengan menggelar imunisasi massal atau Outbreak Response Immunization (ORI) untuk menekan penyebaran campak yang kini berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB).

Program imunisasi massal ini akan dimulai pada 25 Agustus 2025 dan berlangsung selama tiga pekan di 26 puskesmas wilayah daratan maupun kepulauan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Sumenep, Achmad Syamsuri, menjelaskan bahwa ORI dirancang khusus berdasarkan pemetaan kasus yang tersebar di berbagai kecamatan.

“Kegiatan ORI ini ibarat pemadam kebakaran, tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran campak,” ujarnya.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah melindungi generasi muda.

Menurutnya, lonjakan kasus saat ini tidak lepas dari anak-anak yang tertinggal vaksin saat pandemi Covid-19.

“Imunisasi adalah perlindungan dasar. Kita tidak ingin ada lagi anak yang kehilangan hak kesehatannya hanya karena tidak mendapat vaksin,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *