banner 728x250

Pancasila Jadi Fondasi Pembangunan Berkeadilan di Sumenep

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat menyampaikan amanat mengenai pentingnya mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam pembangunan daerah pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81 di halaman Kantor Bupati Sumenep, Selasa (2/6/2026).

SUMENEP, taneyan.id – Pancasila ditegaskan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan di Kabupaten Sumenep. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dinilai harus terus hadir dalam setiap kebijakan maupun kehidupan bermasyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Bupati Sumenep, Selasa (2/6/2026).

Menurut Fauzi, Sumenep merupakan daerah yang memiliki kekayaan keberagaman, baik dari sisi budaya, tradisi, suku maupun keyakinan masyarakatnya. Kondisi itu menjadi kekuatan besar yang harus terus dijaga melalui semangat persatuan.

“Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi juga menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, sehingga nilai yang terkandung di dalamnya harus terus diimplementasikan dalam setiap aspek pembangunan dan kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, nilai ketuhanan mengajarkan pentingnya menjunjung tinggi religiositas sekaligus memperkuat toleransi antarumat beragama. Kehidupan yang harmonis dan saling menghormati menjadi modal penting dalam menjaga kondusivitas daerah.

Nilai kemanusiaan juga harus tercermin dalam kehidupan sosial masyarakat melalui sikap saling menghargai dan menghormati hak sesama. Selain itu, kepedulian terhadap kelompok yang membutuhkan perlu terus ditumbuhkan sebagai bagian dari semangat kemanusiaan.

Pada aspek persatuan, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu menekankan pentingnya gotong royong dalam membangun daerah. Menurutnya, kemajuan tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

“Semangat kebersamaan dan gotong royong merupakan kekuatan besar yang telah menjadi bagian dari karakter masyarakat Kabupaten Sumenep sejak dahulu yang harus terpelihara sampai kapanpun,” katanya.

Fauzi menambahkan, nilai kerakyatan menjadi landasan dalam setiap pengambilan keputusan melalui musyawarah dan dialog yang mengedepankan kepentingan bersama. Karena itu, pemerintah daerah terus membuka ruang partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan.

Sementara itu, nilai keadilan sosial menjadi tujuan utama yang ingin diwujudkan melalui pembangunan yang merata di seluruh wilayah. Komitmen tersebut mencakup masyarakat yang berada di kawasan daratan maupun kepulauan.

“Nilai keadilan sosial menjadi tujuan utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara merata, baik di wilayah daratan maupun kepulauan, sehingga Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen menghadirkan pembangunan inklusif yang manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” tuturnya.

Melalui momentum Hari Lahir Pancasila, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan menghidupkan semangat gotong royong agar Sumenep semakin maju, mandiri, serta sejahtera bagi seluruh lapisan masyarakat. (*mkt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *