banner 728x250

Momentum HSN 2026, Politisi PKB Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan dan Pembangunan

Anggota Komisi III DPRD Sumenep Akhmadi Yasid saat menggelar rapat dengan Dinas PUTR Sumenep di kantor dewan setempat beberapa waktu lalu

“Pemerintah daerah harus menempatkan pesantren sebagai mitra strategis pembangunan, melalui kebijakan dan program yang konkret,” ujarnya.

Selain mendorong penguatan peran pesantren, Yazid menekankan pentingnya peningkatan kapasitas generasi santri agar mampu bersaing di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Ia berharap santri tidak hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga menguasai pengetahuan umum dan keterampilan teknologi sebagai bekal menghadapi perubahan zaman.

Bagi Yazid, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi harus berjalan beriringan dengan pembentukan akhlak, kemandirian dan daya saing. Dengan bekal tersebut, santri diharapkan mampu berkiprah di berbagai bidang dan menjadi bagian dari solusi atas persoalan masyarakat.

“Saya berharap generasi santri ke depan mampu menguasai ilmu agama sekaligus ilmu pengetahuan dan teknologi, berakhlak, mandiri, serta berdaya saing,” ungkapnya.

Yazid berharap peringatan HSN 2026 tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi santri dan pesantren dalam mendorong kemajuan Kabupaten Sumenep maupun Indonesia.

Ia pun menyampaikan selamat Hari Santri Nasional 2026 kepada seluruh santri, seraya berharap mereka terus menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan sekaligus berani mengambil peran dalam perubahan.

“Selamat Hari Santri Nasional 2026. Santri kuat, Indonesia bermartabat,” pungkasnya. (*/Mkt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *