banner 728x250

Momentum HSN 2026, Politisi PKB Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan dan Pembangunan

Anggota Komisi III DPRD Sumenep Akhmadi Yasid saat menggelar rapat dengan Dinas PUTR Sumenep di kantor dewan setempat beberapa waktu lalu

SUMENEP, Taneyan.Id — Momentum Hari Santri Nasional (HSN) 2026 menjadi pengingat pentingnya peran santri dalam menjaga tradisi keislaman sekaligus mengambil bagian dalam perubahan dan pembangunan daerah.

Anggota DPRD Sumenep dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Akhmadi Yazid, menilai generasi santri harus mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai agama dan kebangsaan yang menjadi pijakan kaum sarungan.

Menurutnya, santri tidak cukup hanya menjadi pewaris tradisi pesantren, tetapi juga perlu tampil sebagai pelopor perubahan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Santri tidak cukup hanya menjadi pewaris tradisi, tetapi juga harus menjadi pelopor perubahan,” kata Yazid kepada Porosbaru.com, Senin (19/10/2026).

Ia menjelaskan, pesantren di Kabupaten Sumenep memiliki modal sosial yang besar untuk membentuk karakter masyarakat, meningkatkan kualitas pendidikan dan menumbuhkan kemandirian.

Potensi tersebut perlu diperkuat agar pesantren dapat berkontribusi lebih luas dalam pembangunan daerah.

Karena itu, anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumenep tersebut mendorong pemerintah daerah menempatkan pesantren sebagai mitra strategis dalam merumuskan dan menjalankan program pembangunan.

Menurut Yazid, pengakuan terhadap kontribusi pesantren perlu diikuti dengan dukungan nyata melalui kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan lembaga pendidikan keagamaan tersebut dan masyarakat di sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *