banner 728x250

Usung Semangat “IPPNU BISA”, PC IPPNU Sumenep Perkuat Adaptasi Pelajar Putri di Era Digital

Foto bersama jajaran pengurus IPPNU Sumenep masa khidmat 2026–2028 di Aula Kantor PCNU Sumenep. Para pengurus tampak kompak mengenakan jas organisasi berwarna hijau tua dan biru, serta jilbab putih, sambil memperagakan simbol tangan berbentuk huruf 'B' sebagai simbol tagline 'IPPNU BISA'. Di latar belakang, terdapat logo emas dengan tulisan "PENGURUS CABANG" dan lambang organisasi.
Ketua IPPNU Sumenep, Rekanita Putri (tengah depan), bersama jajaran pengurus berfoto bersama dalam acara silaturahim perdana di Aula Kantor PCNU Sumenep, Minggu (31/5/2026). Pertemuan ini menjadi langkah awal penguatan komitmen gerakan organisasi lewat tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”.

SUMENEP, taneyan.idPimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Sumenep resmi memulai masa khidmat 2026–2028 melalui kegiatan silaturahim perdana yang digelar di Aula Kantor PCNU Sumenep, Minggu (31/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi titik awal konsolidasi pengurus baru untuk menyatukan visi dan arah gerak organisasi.

Pertemuan yang dihadiri jajaran pengurus tersebut tidak hanya menjadi ajang perkenalan, tetapi juga ruang penguatan komitmen bersama. Melalui forum itu, IPPNU Sumenep menegaskan tekadnya untuk menghadirkan organisasi yang semakin relevan dengan perkembangan zaman.

Pada kesempatan tersebut, Ketua PC IPPNU Sumenep, Rekanita Putri, memperkenalkan tagline kepengurusan terbaru bertajuk “Empowering Era: IPPNU BISA.” Tagline tersebut akan menjadi arah gerak organisasi dalam menjawab tantangan generasi muda di era digital.

Menurut Putri, perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang berlangsung cepat menuntut organisasi pelajar untuk terus beradaptasi. Karena itu, kaderisasi tidak cukup hanya berfokus pada aktivitas organisasi, tetapi juga harus mampu membangun kapasitas dan daya saing kader.

“Kami ingin menjadikan IPPNU Sumenep sebagai rumah bersama bagi pelajar putri untuk belajar, berkembang, dan berkontribusi,” kata Putri di sela kegiatan. “Karena itu, sinergi seluruh pengurus menjadi kunci agar organisasi ini dapat bergerak lebih kuat dan memberikan dampak yang nyata,” lanjutnya.

Semangat IPPNU BISA sendiri merupakan akronim dari Bersinergi, Inovatif, Solid, dan Adaptif. Empat nilai tersebut akan menjadi fondasi dalam penyusunan maupun pelaksanaan program kerja selama masa khidmat 2026–2028.

Putri menegaskan bahwa konsep tersebut bukan sekadar slogan yang dipasang dalam setiap kegiatan organisasi. Ia berharap seluruh pengurus mampu menerjemahkan nilai-nilai tersebut ke dalam gerakan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh kader dan masyarakat.

“B.I.S.A bukan hanya tagline, tetapi komitmen bersama,” tegasnya. “Kami ingin seluruh pengurus memiliki semangat yang sama untuk menghadirkan program-program yang inovatif, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan pelajar putri di era digital,” sambung Putri.

Selain memperkuat kaderisasi, kepengurusan baru juga akan fokus pada peningkatan literasi, pengembangan kepemimpinan, serta pemberdayaan pelajar putri berbasis potensi lokal. Langkah tersebut dinilai penting agar kader memiliki bekal yang memadai dalam menghadapi perubahan zaman.

Menurutnya, pelajar putri saat ini membutuhkan ruang yang tidak hanya memperkuat pemahaman keagamaan, tetapi juga mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Dengan demikian, kader IPPNU dapat berperan sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing.

“Harapan kami, melalui semangat Empowering Era dan nilai-nilai B.I.S.A, IPPNU Sumenep dapat melahirkan generasi pelajar putri yang mandiri, berprestasi, berakhlak, serta siap menghadapi tantangan masa depan tanpa kehilangan jati dirinya sebagai kader Nahdlatul Ulama,” pungkas Putri. (mkt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *