SUMENEP, taneyan.id – Sebagai bentuk komitmen memperjuangkan nasib petani tembakau, PAC GP Ansor Kecamatan Lenteng bersama Forkopimka menggelar doa bersama dan peringatan Tahun Baru Islam 1447 H.
Kegiatan berlangsung di Kantor MWC Nahdlatul Ulama Lenteng, Sabtu malam, 12 Juli 2025, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dan badan otonom NU.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Muslimat NU, Fatayat NU, IPNU–IPPNU, serta Pergunu dan tokoh masyarakat setempat.
Doa bersama ini dipanjatkan untuk keselamatan, keberuntungan, dan keberkahan para petani, terutama yang kini menghadapi tantangan cuaca saat menanam tembakau dan padi.
Ketua PAC GP Ansor Lenteng, Musyfiqurrohman, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi cuaca yang tidak menentu sepanjang musim tanam.
Ia menyebut, kemarau yang biasanya dimulai sejak Juni,
hingga kini justru masih disertai curah hujan yang cukup tinggi.
“Petani sudah menanam tembakau sejak Juni 2025. Tapi BMKG memprediksi kemarau basah akan berlangsung hingga Oktober,” ungkapnya.







