SUMENEP, taneyan.id – DPRD Sumenep mendorong penguatan industri pertanian dan perikanan sebagai langkah strategis mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Sektor ini dinilai menjadi penopang utama ekonomi masyarakat di tingkat lokal.
Dorongan tersebut mengemuka dalam pembahasan dan pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Sumenep terhadap arah kebijakan pembangunan daerah. Fokus utama diarahkan pada peningkatan nilai tambah hasil pertanian dan perikanan.
Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, menegaskan pentingnya pengembangan sektor unggulan daerah. “Pertanian dan perikanan harus menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan sektor tersebut tidak cukup hanya pada aspek produksi. Menurutnya, perlu ada pengembangan pengolahan dan pemasaran agar nilai ekonomi meningkat.
Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumenep menilai sektor pertanian dan perikanan perlu didorong melalui pendekatan industri. Juru bicara Fraksi Demokrat, Afrian Mukhlas, S.T., menyebut hilirisasi menjadi kunci peningkatan nilai tambah.
“Pertanian dan perikanan tidak boleh berhenti di produksi. Harus masuk ke pengolahan agar memberikan dampak ekonomi lebih luas,” ujarnya.
Sementara itu, Fraksi Partai NasDem DPRD Sumenep juga menyoroti pentingnya penguatan sektor ekonomi berbasis potensi lokal. Juru bicara Fraksi NasDem, Samsiyadi, menekankan perlunya dukungan terhadap pelaku usaha kecil.
“Penguatan industri harus dibarengi dengan peningkatan kapasitas pelaku usaha lokal agar lebih berdaya saing,” katanya.
DPRD Sumenep berharap penguatan sektor pertanian dan perikanan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara merata. Dampaknya diharapkan langsung dirasakan oleh petani dan nelayan di seluruh wilayah.
Melalui dorongan ini, DPRD menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekonomi berbasis potensi lokal. Tujuannya adalah menciptakan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik dan berkelanjutan. (*mkt)







