banner 728x250

Berkat Libatkan Lintas Sektor, Pemkab Sumenep Klaim Pembangunan Hasilkan Tren Positif

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, mengenakan setelan jas hitam dan peci, sedang berbicara di depan mikrofon pada podium acara kedinasan Pemkab Sumenep.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, saat menjelaskan keberhasilan program pembangunan terpadu di Sumenep.

SUMENEP, taneyan.id – Pemkab Sumenep selalu melibatkan semua pihak untuk meningkatkan pembangunan daerah. Berkat pelibatkan lintas sektor itu, pembangunan daerah menuai hasil yang positif.

Salah satu tren positif yang dihasilkan yaitu Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang terus meningkat, angka kemiskinan mengalami penurunan, pertumbuhan ekonomi semakin menguat, tren pengangguran terbuka berkurang dan angka stunting menurun.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep Arif Firmanto menyampaikan proses perencanaan yang disusun dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat sangat berdampak positif terhadap pembangunan daerah.

“Perencanaan pembangunan daerah di Sumenep sejak awal selalu melibatkan lintas sektor. Alhamdulillah, hasilnya cukup memuaskan dan dampaknya sangat signifikan,” ungkapnya, Kamis (18/6/2026).

Arif menjelaskan penyusunan rencana pembangunan daerah selalu melibatkan lapisan masyarakat paling bawah atau pemerintah desa.

“Pemdes selaku pemerintah di tingkat paling bawah memfasilitasi dan menghimpun aspirasi masyarakat. Aspirasi itu lalu disampaikan ke pemerintah kecamatan saat Musrenbangcam,” ungkapnya, Kamis (18/6/2026).

Arif mengatakan aspirasi masyarakat yang dihimpun saat Musrenbangcam kemudian dibahas dan dikaji pada Musrenbangkab oleh perangkat daerah.

“Penjaringan aspirasi masyarakat ini sebagai upaya penyesuaian arah pembangunan daerah dengan kebutuhan masyarakat. Dengan begitu, Pemkab bisa menentukan kebijakan terkait rencana pembangunan daerah ke depan,” imbuhnya.

Menurutnya, pelibatan lintas sektor dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah akan dilakukan secara berkelanjutan.

“Berdasarkan tren positif yang berhasil kita capai, pelibatan lintas sektor dalam pembangunan daerah ini akan selalu kami lanjutkan. Sebab, antara pemerintah dan masyarakat mempunyai cita-cita yang sama yakni kesejahteraan yang adil dan merata, baik di daratan maupun kepulauan,” tandasnya. (*ifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *