SUMENEP, taneyan.id – Gelaran Karapan Sapi Bupati Cup 2026 di Pulau Sapudi dinilai menjadi langkah strategis untuk menggerakkan ekonomi masyarakat kepulauan. Agenda budaya bergengsi itu diyakini mampu menghadirkan dampak langsung bagi pelaku usaha lokal.
Anggota DPRD Sumenep dari Fraksi PPP, Drs. Mas’ud Ali, menilai penunjukan Pulau Sapudi sebagai lokasi pelaksanaan Bupati Cup merupakan keputusan yang tepat. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih luas.
“Kehadiran Bupati Cup di Sapudi akan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. UMKM, transportasi lokal, hingga sektor jasa akan ikut bergerak,” kata Mas’ud Ali.
Ia menjelaskan kehadiran ribuan pengunjung akan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat. Perputaran uang diperkirakan terjadi di berbagai sektor usaha yang dikelola warga setempat.
“Event sebesar Bupati Cup akan menggerakkan roda ekonomi masyarakat bawah secara langsung. Ini momentum yang harus dimanfaatkan bersama,” ujarnya.
Mas’ud menambahkan Pulau Sapudi memiliki kesiapan yang memadai untuk menjadi tuan rumah. Sejumlah lapangan karapan sapi di wilayah itu telah memenuhi standar perlombaan yang dibutuhkan.
“Pemkab tidak perlu memulai dari nol karena fasilitas pendukung karapan sapi di Sapudi sudah tersedia. Ini menjadi nilai tambah bagi kelancaran pelaksanaan kegiatan,” tegasnya.
Ia juga menilai Sapudi memiliki nilai historis yang kuat dalam tradisi karapan sapi Madura. Pulau tersebut dikenal sebagai daerah asal bibit sapi karapan berkualitas yang telah melahirkan banyak juara.
“Secara historis, Sapudi adalah salah satu pusat lahirnya sapi karapan unggulan. Karena itu, sangat tepat jika Bupati Cup digelar di sana,” ungkap Mas’ud.
Selain menggerakkan ekonomi, kegiatan ini diyakini dapat memperkenalkan potensi wisata kepulauan kepada masyarakat luas. Wisata alam dan wisata religi di Sapudi berpeluang semakin dikenal wisatawan.
Sementara itu, Camat Nonggunong sekaligus Plt Camat Gayam, Roby Firmansyah, menyampaikan antusiasme masyarakat untuk menyukseskan agenda tersebut. Menurutnya, warga menyambut baik penunjukan Sapudi sebagai tuan rumah Bupati Cup 2026.
“Ini merupakan bentuk penghormatan sekaligus pengakuan terhadap sejarah panjang Pulau Sapudi sebagai tanah leluhur karapan sapi Madura. Masyarakat siap menyukseskan kegiatan ini,” pungkas Roby. (*mkt)







