“Pemkab tidak perlu memulai dari nol karena fasilitas pendukung karapan sapi di Sapudi sudah tersedia. Ini menjadi nilai tambah bagi kelancaran pelaksanaan kegiatan,” tegasnya.
Ia juga menilai Sapudi memiliki nilai historis yang kuat dalam tradisi karapan sapi Madura. Pulau tersebut dikenal sebagai daerah asal bibit sapi karapan berkualitas yang telah melahirkan banyak juara.
“Secara historis, Sapudi adalah salah satu pusat lahirnya sapi karapan unggulan. Karena itu, sangat tepat jika Bupati Cup digelar di sana,” ungkap Mas’ud.
Selain menggerakkan ekonomi, kegiatan ini diyakini dapat memperkenalkan potensi wisata kepulauan kepada masyarakat luas. Wisata alam dan wisata religi di Sapudi berpeluang semakin dikenal wisatawan.
Sementara itu, Camat Nonggunong sekaligus Plt Camat Gayam, Roby Firmansyah, menyampaikan antusiasme masyarakat untuk menyukseskan agenda tersebut. Menurutnya, warga menyambut baik penunjukan Sapudi sebagai tuan rumah Bupati Cup 2026.
“Ini merupakan bentuk penghormatan sekaligus pengakuan terhadap sejarah panjang Pulau Sapudi sebagai tanah leluhur karapan sapi Madura. Masyarakat siap menyukseskan kegiatan ini,” pungkas Roby. (*mkt)







