SUMENEP, Taneyan.Id — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep memanfaatkan gelaran Madura Culture Fest 4 sebagai ruang untuk mendekatkan proses perencanaan pembangunan kepada masyarakat.
Tidak sekadar menghadirkan stan, Bappeda Sumenep mengusung konsep “Bappeda Hadir Merencanakan Masa Depan Sumenep”. Konsep tersebut menjadi pesan utama untuk mengajak masyarakat mengenal sekaligus terlibat dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, mengatakan keberadaan stan Bappeda tidak hanya bertujuan menyampaikan informasi mengenai hasil pembangunan yang telah dilakukan pemerintah daerah.
Lebih dari itu, masyarakat diajak berinteraksi dan memahami bagaimana proses perencanaan pembangunan dilakukan, termasuk pentingnya aspirasi dan gagasan masyarakat dalam menentukan arah kebijakan daerah.
“Kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan Sumenep bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Masyarakat juga memiliki peran penting melalui partisipasi, aspirasi, dan gagasan yang disampaikan,” katanya.
Menurut Arif, perencanaan pembangunan yang melibatkan masyarakat akan lebih mampu menjawab kebutuhan dan persoalan yang terjadi di lapangan. Karena itu, ruang interaksi dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menyusun program pembangunan.






