Melalui Madura Culture Fest 4, Bappeda berupaya membuka ruang komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Dengan demikian, proses perencanaan pembangunan tidak hanya dipahami sebagai urusan program dan anggaran pemerintah, tetapi juga sebagai proses yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.
“Melalui Madura Culture Fest 4, Bappeda juga ingin mendekatkan proses perencanaan pembangunan kepada masyarakat. Pembangunan daerah tidak hanya berkaitan dengan program dan anggaran, tetapi juga menyangkut kebutuhan serta harapan masyarakat,” ujar Arif.
Ia berharap kehadiran stan Bappeda dapat meningkatkan pemahaman masyarakat bahwa mereka memiliki ruang untuk ikut menentukan arah pembangunan dan masa depan Sumenep.
Aspirasi yang disampaikan masyarakat, lanjut Arif, menjadi salah satu bahan penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan dan program pembangunan agar lebih tepat sasaran.
“Perencanaan harus berangkat dari kebutuhan masyarakat. Karena itu, partisipasi publik sangat penting agar pembangunan yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat dan menjawab persoalan yang ada,” pungkasnya.(*/mkt)






