banner 728x250

Rumah Kebangsaan Sumenep Diresmikan: Markas Baru Kreativitas dan Pergerakan Pemuda

Para pemimpin daerah dan perwakilan organisasi kepemudaan menghadiri peresmian Rumah Kebangsaan Sumenep sebagai pusat kreativitas dan pergerakan pemuda.
Prosesi peresmian Rumah Kebangsaan yang dilakukan oleh Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim di areal Rumah Kebangsaan, Selasa (28/10/2025).

SUMENEP, taneyan.id – Rumah Kebangsaan Sumenep resmi diresmikan sebagai markas baru kreativitas dan pergerakan pemuda di Kabupaten Sumenep. Peresmian berlangsung di areal Rumah Kebangsaan, Selasa (28/10/2025). Acara ini dihadiri oleh jajaran FORKOPIMDA, termasuk Wakil Bupati Sumenep, Wakapolres Sumenep, dan perwakilan Kodim 0827 Sumenep.

Peresmian juga melibatkan berbagai organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus, seperti PMII, IMM, GMNI, serta Aliansi BEM Sumenep yang menjadi penggerak utama lahirnya Rumah Kebangsaan.

Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim menegaskan, “Rumah Kebangsaan ini bukan hanya simbol, tetapi ruang nyata bagi pemuda untuk menyusun gagasan, bergerak, dan membangun kekuatan moral kebangsaan.” Ia menyebut keberadaan rumah ini sebagai momentum kebangkitan generasi muda yang berdaya dan bersatu.

Para pemimpin daerah dan perwakilan organisasi kepemudaan menghadiri peresmian Rumah Kebangsaan Sumenep sebagai pusat kreativitas dan pergerakan pemuda.
Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, saat menyampaikan sambutan peresmian Rumah Kebangsaan pada Selasa (28/10/2025).

Menurutnya, Rumah Kebangsaan akan menjadi pusat tumbuhnya kreativitas anak muda dan tempat lahirnya gerakan sosial yang berdampak langsung kepada masyarakat. “Di tempat ini, pemuda harus saling mendengar, berdiskusi, dan menciptakan solusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam sambutannya, ia juga menyampaikan bahwa nasionalisme generasi muda harus diwujudkan melalui aksi dan keberpihakan sosial. “Cinta tanah air bukan sekadar mengibarkan bendera, tapi membela rakyat dari kebodohan, kemiskinan, dan ketidakadilan,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Sumenep memberikan apresiasi kepada Kelompok Cipayung Plus selaku penggagas Rumah Kebangsaan. Wakil Bupati mengatakan, “Kami melihat inisiatif ini sebagai bukti bahwa pemuda Sumenep tidak hanya menjadi penonton sejarah, tetapi menjadi penulis sejarah baru bangsa.”

Perwakilan pemuda dari PMII, IMM, GMNI, dan Aliansi BEM Sumenep menyatakan komitmennya menjadikan Rumah Kebangsaan sebagai ruang persatuan tanpa sekat. “Rumah ini terbuka untuk semua pemuda, tanpa perbedaan organisasi, latar belakang, atau ideologi,” ujar Kepala Rumah Kebangsaan, Moh. Ridho Ilahi Robbi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *