
Dalam deklarasi yang dibacakan bersama, pemuda menegaskan tekad untuk menjadi pelopor gerakan kebangsaan yang humanis dan inklusif. “Kami berdiri bukan untuk melawan, tetapi untuk mengingatkan bahwa bangsa ini akan kuat bila rakyatnya didengarkan dan dilibatkan,” bunyi kutipan deklarasi.
Rumah Kebangsaan diharapkan menjadi sumber energi sosial, tempat lahirnya ide dan inovasi yang membawa dampak positif bagi pembangunan daerah. Wakil Bupati optimis rumah ini akan memperkuat semangat kebhinekaan dan mendorong lahirnya pemimpin masa depan dari kalangan anak muda.
Dengan berdirinya Rumah Kebangsaan, Sumenep menunjukkan komitmennya dalam mendorong partisipasi aktif generasi muda sebagai kekuatan strategis pembangunan daerah. Rumah ini menjadi pijakan lahirnya gerakan pemuda yang progresif, inklusif, dan berkarakter kebangsaan. (mkt)







