banner 728x250

Tambak Belum Panen, Warga Nambakor Hadang Penjebolan Lahan PT Garam

Sekelompok warga Desa Nambakor berdiri melakukan aksi protes di pinggir jalan dekat area tambak, dengan sebuah sepeda motor terparkir di latar depan dan jembatan bambu di latar belakang.
Sejumlah warga Desa Nambakor, Saronggi, berkumpul di lokasi tambak sebagai bentuk protes atas rencana penjebolan lahan oleh PT Garam sebelum masa panen berakhir, Senin (2/2/2026).

Supriyadi, perwakilan petani tambak Dusun Cemara Desa Nambakor, meminta PT Garam tidak melakukan pengeringan atau penjebolan secara sepihak. “Kami berharap harmonisasi antara warga dan PT Garam tetap terjaga, serta ada komunikasi lebih lanjut dari pihak perusahaan,” ujarnya.

Warga menilai aksi menghadang dan blokade jalan sebagai langkah terakhir untuk melindungi hak kelola yang masih berjalan. Jika penjebolan dilakukan sebelum panen, mereka menilai kerugian ekonomi tidak dapat dihindari.

Hingga berita ini disusun, PT Garam belum memberikan keterangan resmi terkait alasan penjebolan tambak tersebut. Pemerintah desa maupun pemerintah daerah juga belum menyampaikan sikap resmi atas konflik yang terjadi.

Warga berharap pemerintah daerah dan aparat terkait segera turun tangan sebagai mediator. Mereka meminta kepastian dan perlindungan atas hak pengelolaan lahan yang masih berlangsung hingga akhir Maret. (mkt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *