SUMENEP, taneyan.id – Wakil Bupati (Wabup) Sumenep KH Imam Hasyim menghadiri pemberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Sumenep Tahun 1447 H/2026 M di GOR A. Yani, Senin (11/5/2026). Sebanyak 1.356 CJH diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya melalui Kloter 77, 78, 79, dan 81.
Di hadapan ribuan jemaah dan keluarga pengantar, KH Imam Hasyim menyampaikan pesan spiritual agar seluruh jemaah menjalankan ibadah dengan penuh kekhusyukan. “Sebisa mungkin ketika sudah melaksanakan ibadah di Tanah Suci, seluruh jemaah khusyuk dan ikhlas agar ibadahnya diterima serta menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.
Menurutnya, ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik menuju Tanah Suci, melainkan perjalanan hati dan pengabdian kepada Allah SWT. Karena itu, keikhlasan dan kesabaran menjadi bekal penting selama menjalani rangkaian ibadah.
Pengasuh Ponpes At-Taufiqiyah Bluto tersebut juga mengingatkan jemaah agar menjaga etika dan akhlak selama berada di Makkah dan Madinah. “Jaga akhlak dan nama baik daerah selama berada di Tanah Suci,” kata KH Imam di hadapan para jemaah.
Selain pesan spiritual, KH Imam turut menyoroti kondisi cuaca di Tanah Suci yang jauh lebih ekstrem dibandingkan Indonesia, khususnya Kabupaten Sumenep. Ia meminta jemaah memperhatikan pola makan, waktu istirahat, dan kesehatan fisik agar ibadah berjalan lancar.
“Tanah Suci saat ini menghadapi cuaca ekstrem. Oleh karena itu, tolong diperhatikan pola hidup, istirahat, dan makan agar pelaksanaan ibadah berjalan lancar,” tuturnya. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan jemaah dalam menjaga kondisi tubuh selama pelaksanaan ibadah.
KH Imam juga menyampaikan bahwa seluruh jemaah akan selalu diiringi doa oleh keluarga dan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Menurutnya, doa menjadi kekuatan batin yang akan mengiringi perjalanan spiritual para tamu Allah tersebut.
Dalam kesempatan itu, ia turut memohon doa kepada seluruh jemaah agar para pejabat dan masyarakat Sumenep juga diberi kesempatan menunaikan ibadah haji di masa mendatang. “Kami memohon doa agar seluruh pejabat Pemkab Sumenep dan masyarakat lainnya dipanggil Allah SWT untuk menunaikan ibadah haji,” tambahnya.

Sementara itu, proses pemberangkatan CJH berlangsung tertib dengan dukungan 39 armada bus menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Suasana haru dan doa dari keluarga pengantar turut mengiringi keberangkatan para jemaah menuju Tanah Suci.
Pemberangkatan CJH tahun ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menunjukkan perhatian terhadap pelayanan dan pembinaan ibadah masyarakat. Kehadiran Wakil Bupati di tengah para jemaah pun memberi pesan kuat tentang kepedulian pemerintah terhadap perjalanan spiritual warganya. (*mkt)







