
“Santri hari ini harus menjadi generasi yang intelek, berakhlak, dan mampu memberi manfaat nyata di tengah masyarakat,” tutur Khoirus Soleh. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai kejujuran dan pengabdian dalam setiap langkah perjuangan.
Acara tersebut turut dimeriahkan oleh penampilan banjari Al-Karomah UPI Sumenep yang menambah suasana religius dan penuh makna. Para kader tampil dengan busana serba putih sebagai simbol kesucian niat dan keikhlasan dalam berjuang.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ruang konsolidasi nilai dan semangat perjuangan di tubuh PMII Sumenep. Refleksi Hari Santri menguatkan kembali jati diri santri sebagai penjaga moral dan persatuan bangsa.
Dengan semangat yang menyala, para kader PMII Sumenep berkomitmen untuk terus meneladani perjuangan para ulama dan santri terdahulu. Mereka siap meneruskan resolusi jihad dalam bentuk pengabdian nyata di tengah masyarakat. (mkt)







