banner 728x250

Reses II DPRD Sumenep Ungkap Persoalan Infrastruktur dan Ketimpangan Pembangunan Kepulauan

Pimpinan DPRD Sumenep memimpin rapat paripurna penyampaian laporan reses dengan latar belakang dekorasi peta Indonesia.
Suasana rapat paripurna penyampaian laporan hasil Reses II Tahun Sidang 2026 yang menyoroti aspirasi warga terkait perbaikan infrastruktur di Kabupaten Sumenep

Selain persoalan infrastruktur, masyarakat juga menyoroti pentingnya peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan. Warga berharap kualitas pelayanan publik dapat menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil dan kepulauan.

Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan, Darul Hasyim Fath, berdiri di podium membacakan laporan hasil reses di hadapan pimpinan DPRD Sumenep dan Wakil Bupati.

Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan, Darul Hasyim Fath, menyebut kebutuhan dasar masyarakat masih menjadi prioritas utama hasil reses. “Perbaikan jalan, jembatan, drainase, hingga penyediaan air bersih memiliki dampak langsung terhadap mobilitas dan kesejahteraan warga,” katanya.

Di sektor ekonomi, penguatan UMKM, pertanian, dan perikanan turut menjadi perhatian berbagai fraksi. Dukungan terhadap sektor ekonomi rakyat dinilai penting untuk menjaga kesejahteraan masyarakat di tengah tantangan ekonomi daerah.

Sementara itu, Juru Bicara Fraksi PKB, Mirza Khomaidi Hamid, mengingatkan agar hasil reses tidak berhenti sebagai laporan administratif semata. “Jika aspirasi yang sama terus berulang setiap tahun, maka perlu ada evaluasi serius terhadap sinkronisasi antara perencanaan dan pelaksanaan program,” tandasnya.

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim, jajaran Forkopimda, kepala OPD, camat, tokoh masyarakat, dan insan pers. Kehadiran lintas unsur pemerintahan itu menjadi penanda kuatnya komitmen bersama dalam merespons kebutuhan masyarakat Sumenep. (*mkt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *