Menurut Jupri, pekerjaan saat ini masih difokuskan pada sejumlah bagian pendukung konstruksi. Di antaranya pemasangan tebing penahan tanah (TPT), pengerjaan bahu jalan, serta pembangunan saluran.
“Penanganan ini sudah hampir separuh proyek atau tiga kilometer yang dikerjakan. Sementara untuk pengaspalan masih belum, karena menunggu rampungnya bagian pendukung tersebut,” paparnya.
Jupri menambahkan, Dinas PUTR Sumenep secara berkala berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pihak kontraktor maupun pengawas untuk melakukan monitoring serta evaluasi terhadap perkembangan pekerjaan.
Langkah tersebut dilakukan agar pelaksanaan proyek dapat terus dipacu dan diselesaikan sesuai jadwal dengan tetap memperhatikan kualitas pekerjaan.
Dinas PUTR Sumenep juga memastikan pengawasan terhadap setiap tahapan pekerjaan terus dilakukan hingga proyek rekonstruksi jalan tersebut rampung.(*/mkt)







