Di titik ketiga, tepat di depan Polres Sumenep, doa dipanjatkan untuk aparat penegak hukum. “Kuatkan yang jujur, dan beri balasan bagi yang melindungi kejahatan,” ucapnya.
Selanjutnya, massa bergerak ke Kantor Kejaksaan Negeri Sumenep. “Beri keberanian bagi yang amanah, dan hukum yang bermain dengan koruptor,” lanjutnya dalam doa.
Rangkaian ditutup di Taman Bunga Sumenep dengan doa untuk keselamatan negeri. PMII memohon Indonesia dijauhkan dari bencana dan kepemimpinan yang zalim.
Ia menegaskan bahwa kekuasaan yang tidak berpihak pada rakyat akan dilawan. “Dari Pemkab sampai Taman Bunga, kami ingin menyampaikan bahwa kekuasaan yang tidak berpihak pada rakyat akan kami lawan,” tegasnya.
Aksi berlangsung tertib dan damai tanpa insiden berarti. “Doa orang terzalimi itu tembus langit,” pungkasnya.(mkt)







