“Kami ingin kantor partai dan fraksi ini hidup bersama rakyat. Siapa pun boleh datang, berdiskusi, menyampaikan keluhan, bahkan memberikan kritik kepada pemerintah maupun kepada kami sebagai wakil rakyat,” tegasnya.
Pada pelaksanaan perdana Hari Fraksi tersebut, sejumlah mahasiswa asal kepulauan turut hadir menyampaikan berbagai aspirasi, khususnya terkait persoalan infrastruktur di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep.
Mereka menyoroti kondisi infrastruktur dasar yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius pemerintah daerah, mulai dari akses jalan, fasilitas transportasi antar pulau hingga pelayanan publik lainnya.
Fraksi PKB memastikan seluruh aspirasi yang masuk akan menjadi bahan penting untuk diperjuangkan dalam pembahasan dan pengawasan kebijakan di DPRD Sumenep.
Peluncuran Hari Fraksi itu juga menjadi penanda komitmen Fraksi PKB untuk memperkuat partisipasi publik dalam proses pembangunan daerah, sekaligus menghadirkan politik yang lebih terbuka, responsif dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. (mkt)







