Selain peningkatan kompetensi tenaga kerja, Pemkab Sumenep juga mendorong penguatan kewirausahaan, terutama di kalangan generasi muda.
Langkah tersebut diarahkan agar masyarakat tidak hanya bergantung pada lapangan kerja yang tersedia, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha baru dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki.
“Mereka diharapkan mampu menciptakan peluang usaha baru sesuai potensi yang dimiliki,” ujar Arif.
Ia menilai generasi muda memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Dengan bekal keterampilan, pengetahuan, dan kemampuan berwirausaha, generasi muda diharapkan lebih siap menghadapi dinamika serta persaingan dunia kerja.
Penguatan kapasitas tenaga kerja dan kewirausahaan tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas SDM Sumenep secara berkelanjutan.
“Bappeda akan terus mendorong agar kebijakan pembangunan ketenagakerjaan berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia kerja,” pungkasnya.(*/mkt)






