banner 728x250

PAD Sedot Tinja Capai 72 Persen, PUTR Sumenep Optimistis Lampaui Target

Kepala Dinas PUTR Erie Susanto di kantornya.

Dinas PUTR Sumenep memasang harga Rp350 ribu untuk masing-masing rumah dan biaya operasional dibebankan kepada penyewa.

“Kami punya dua truk dan saat ini ditambah satu kendaraan roda tiga khusus untuk rumah yang ada di gang kecil yang tidak bisa dimasuki truk. Untuk yang roda tiga dapat memuat satu gibik, sedangkan yang roda empat dapat memuat hingga empat gibik,” imbuhnya.

Selain itu, Supri semakin optimis target PAD sektor sedot tinja tercapai berkat kerja sama yang telah dibangun dengan perusahaan besar di Madura, khususnya di Sumenep.

“Kemarin kami sudah meneken MoU dengan Hotel Azana dan Front One untuk jasa sedot tinja. Kami juga telah bekerja sama dengan PT Garam. Beberapa perusahaan dan perkantoran di Sumenep sedang didekati agar supaya menggunakan jasa kami pada sektor sedot tinja,” jelasnya.

Supri juga menerangkan bahwa tinja yang disedot dari rumah penyewa jasa dikumpulkan ke Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Dinas PUTR Sumenep di Desa Lalangon, Kecamatan Manding.

“Kami memang sediakan tempat khusus dan jauh dari pemukiman warga. Tujuannya, agar bau tidak sedap dan menyengat itu dirasakan warga terdekat,” tutupnya.(*/mkt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *