Selain aspek spiritual, Ketua DPRD Sumenep itu mengingatkan agar Ramadan tidak dijadikan alasan untuk menurunkan produktivitas. Ia meminta masyarakat tetap aktif bekerja, belajar, dan menjalankan aktivitas positif dengan penuh tanggung jawab.
“Justru di bulan suci ini kita harus semakin giat melakukan kegiatan positif, karena setiap kebaikan akan bernilai ibadah,” katanya.
Di sisi lain, Zainal Arifin turut mengingatkan generasi muda agar tidak melakukan aktivitas yang mengganggu ketertiban umum. Ia menyoroti kebiasaan bermain petasan dan balap liar yang kerap muncul selama Ramadan.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain, tetapi juga mengganggu kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah. Karena itu, ia meminta seluruh pihak bersama-sama menjaga suasana Ramadan tetap kondusif.
Ia berharap bulan suci Ramadan dapat menjadi momentum memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas spiritual, serta membangun kehidupan sosial yang lebih harmonis di Kabupaten Sumenep. Dengan demikian, masyarakat dapat menjalankan ibadah secara aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan. (*mkt)







