SUMENEP, taneyan.id – Beberapa detik sebelum nama Ketua DPC PKB Sumenep diumumkan, suasana di Gedung Graha Gus Dur DPC PKB Sumenep terasa berbeda.
Puluhan pengurus DPC dan DPAC PKB dari berbagai kecamatan yang sejak siang mengikuti rapat virtual penetapan ketua DPC PKB se-Jawa Timur tampak menunggu dengan penuh penasaran.
Mata mereka tertuju ke layar besar yang menampilkan jajaran DPP PKB dan DPW PKB Jawa Timur. Tak sedikit yang saling berbisik. Siapa yang akan dipilih DPP?
Pertanyaan itu menjadi bahan pembicaraan selama beberapa pekan terakhir. Sebab, sebelum pengumuman dilakukan, beredar kuat kabar bahwa DPP PKB akan memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk memimpin DPC PKB Sumenep.
Nama-nama kader muda pun mulai ramai diperbincangkan. Ada Rasidi. Ada M. Muhri. Ada pula Nurfaizin. Ketiganya disebut-sebut masuk dalam radar calon kuat yang akan mendapatkan mandat dari DPP PKB.
Karena itulah, ketika Wakil Ketua Umum DPP PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal, mulai membacakan hasil keputusan, sebagian besar kader yang hadir seolah sudah memiliki bayangan sendiri mengenai siapa yang akan muncul.
Namun dugaan itu ternyata meleset. “KH Kamalil Ersyad.” Begitu nama itu disebut, ruangan sempat hening sejenak.
Seolah seluruh yang hadir membutuhkan beberapa detik untuk memastikan bahwa mereka tidak salah mendengar.
Lalu, tanpa aba-aba, tepuk tangan langsung pecah. Gemuruh memenuhi seluruh sudut Graha Gus Dur.
Sejumlah pengurus DPC dan DPAC berdiri dari tempat duduknya. Beberapa langsung berjalan mendekati sosok yang selama ini dikenal sebagai mantan anggota DPRD Sumenep tersebut.
Satu per satu mereka menyalami KH Kamalil Ersyad. Ucapan selamat mengalir dari berbagai arah.
Wajah-wajah yang sebelumnya tegang berubah menjadi penuh senyum. Momen itu menjadi salah satu detik yang mungkin akan lama dikenang dalam perjalanan PKB Sumenep.
“Saya Tidak Menyangka”
Menariknya, rasa terkejut ternyata tidak hanya dirasakan para kader. KH Kamalil Ersyad sendiri mengaku tidak pernah membayangkan dirinya akan ditunjuk sebagai Ketua DPC PKB Sumenep.
Dalam sambutan perdananya setelah diumumkan, ia mengaku hanya mengikuti seluruh tahapan yang telah ditentukan partai tanpa pernah berpikir akan keluar sebagai sosok yang dipilih DPP.
“Saya benar-benar tidak menyangka. Saya hanya mengikuti proses dan tahapan yang ada,” ujarnya.







