banner 728x250

Efisiensi Tanpa Kurangi Pelayanan, Inovasi Bupati Fauzi Dorong Transformasi Birokrasi Sumenep

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengenakan kemeja putih dan blangkon khas, sedang berbicara menggunakan mikrofon saat memimpin rapat kedinasan di ruang kerja Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat memberikan arahan mengenai kebijakan efisiensi energi dan penerapan pola kerja baru bagi aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Layanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti kesehatan, administrasi kependudukan, perizinan, kebencanaan, hingga ketertiban umum dipastikan tetap beroperasi sebagaimana mestinya. Dengan demikian, masyarakat tetap memperoleh pelayanan yang cepat, mudah, dan berkualitas.

Tidak hanya menerapkan WFH, Pemkab Sumenep juga menggalakkan penggunaan transportasi non-BBM setiap Rabu dan Jumat. ASN didorong memanfaatkan moda transportasi ramah lingkungan seperti berjalan kaki, bersepeda, maupun kendaraan listrik.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari gerakan kolektif untuk menekan konsumsi energi sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya gaya hidup yang lebih berkelanjutan. Langkah ini menunjukkan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari lingkungan pemerintahan.

Bupati Fauzi berharap seluruh aparatur mampu menyesuaikan diri dengan kebijakan yang telah ditetapkan. Menurutnya, efisiensi tidak boleh menjadi alasan menurunkan kinerja, melainkan harus menjadi momentum untuk meningkatkan profesionalisme.

“Kebijakan ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam menciptakan tata kelola yang efisien, adaptif, dan berkelanjutan, sehingga pengawasan kinerja aparatur tetap terjaga serta pelayanan kepada masyarakat tidak mengalami penurunan,” pungkasnya.

Melalui inovasi tersebut, Pemkab Sumenep tidak hanya menunjukkan keseriusan dalam menghemat energi, tetapi juga mempertegas arah transformasi birokrasi yang modern dan berorientasi pada pelayanan. Efisiensi dan kualitas layanan pun berjalan beriringan sebagai fondasi pemerintahan yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (*mkt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *