Aliya menambahkan bahwa dirinya berharap prestasi ini menjadi langkah awal untuk kontribusi yang lebih luas. “Semoga ini menjadi awal untuk terus berkarya dalam bidang komunikasi, literasi, dan pemberdayaan generasi muda, khususnya di Madura,” ujarnya.
Para pendukung dan civitas akademika yang hadir menyambut hangat kemenangan Aliya. Mereka menilai prestasi tersebut mampu memotivasi mahasiswa Sumenep untuk tampil percaya diri di ruang publik.
Pencapaian Aliya menjadi bukti bahwa potensi dari Madura mampu bersaing di tingkat Jawa Timur. Momentum ini juga membuka peluang baginya untuk mengembangkan peran dalam advokasi komunikasi.
Keberhasilannya menambah daftar prestasi mahasiswa asal Sumenep yang tampil di kompetisi regional. Ini sekaligus menguatkan citra Sumenep sebagai daerah yang memiliki talenta muda berdaya saing.
Ajang Duta Wicara Jawa Timur 2025 diharapkan dapat melahirkan generasi komunikator yang berkualitas. Kehadiran Aliya sebagai Runner Up 1 menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sumenep. (mkt)







