“Kenaikan iuran sekecil apa pun saya kira berdampak signifikan terhadap kemampuan masyarakat membayar BPJS Kesehatan,” tegasnya.
Ia menilai kebijakan tersebut berpotensi memicu tunggakan kepesertaan di tengah tekanan ekonomi masyarakat. Bahkan, sebagian warga dikhawatirkan memilih keluar dari program BPJS Kesehatan.
“Jangan sampai kebijakan ini justru menambah beban rakyat kecil,” katanya menambahkan.
Mulyadi meminta pemerintah pusat tidak tergesa-gesa mengambil keputusan terkait rencana kenaikan iuran. Kajian menyeluruh dan sosialisasi kepada publik dinilai penting dilakukan terlebih dahulu.
“Kesehatan adalah kebutuhan dasar. Jangan sampai ada masyarakat yang akhirnya menunggak atau bahkan keluar dari kepesertaan karena tidak sanggup membayar iuran,” tandasnya. (*mkt)







