SUMENEP, taneyan.id – Sebagai upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sumenep akan merekonstruksi jalan Desa Ellak Daya, Kecamatan Lenteng hingga Desa Mandala, Kecamatan Rubaru.
Diketahui, kondisi jalan tersebut sudah bertahun-tahun rusak lantaran usia aspal yang sudah lama dan bapuk.
Pekerjaan tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2026 seharga Rp16.280.000.000
dengan panjang 7,214 kilometer (Km) dan lebar 3,00-3,50 meter.
Kepala Dinas PUTR Sumenep Erie Susanti melalui Kabid Bina Marga Slamet Supriyadi mengatakan rekonstruksi jalan bagian dari kepedulian dan tanggung jawab Pemkab kepada masyarakat.
“Rekonstruksi jalan ini sebagai upaya pemerintah untuk mempermudah akses warga di wilayah tersebut. Akses yang mudah dapat mendorong perekonomian, pendidikan dan sebagainya semakin meningkat. Hal ini tentu berdampak positif untuk pembangunan daerah,” ungkapnya, Kamis (11/6/2026).
Supri menyampaikan, proyek tersebut lebih dari sekedar rehabilitasi jalan. Pasalnya, kerusakan jalan saat ini melebihi 15 persen dan masuk dalam kategori rusak berat.
“Proyek ini akan memperbaiki struktur perkerasan jalan dan meningkatkan kekuatan struktur jalan di sepanjang akses tersebut,” ucapnya.
Supri menjelaskan bahwa pekerjaan fisik proyek tersebut saat ini belum dimulai dan masih proses pengadaan.
“Tendernya belum selesai. Jika sudah selesai, kami akan meminta rekanan untuk segera melaksakan pekerjaan fisikya. Kami usahakan proyek selesai sebelum 2027 dan rekanan akan diberi waktu 150 hari untuk mengerjakan proyek tersebut,” tegasnya.
Dinas PUTR Sumenep akan mengupayakan pekerjaan proyek tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.
Salah satunya, mengawasi jalannya peoyek tersebut dari awal dengan kolaborasi lintas sektor.
“Nanti, kami akan pantau dan cek dengan rutin agar jika ada persoalan dan kendala dapat segera diselesaikan atau bahkan diantisipasi sejak awal,” tegas Supri. (*ifa)







