SUMENEP, Taneyan.Id — Pemerintah Kabupaten Sumenep mendorong upaya pencegahan stunting dimulai sejak masa kehamilan.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan tumbuh kembang anak mendapat perhatian sejak dalam kandungan.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, penanganan stunting harus dilakukan secara berkelanjutan dengan menyasar kelompok yang membutuhkan perhatian sejak masa kehamilan.
Menurutnya, stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga berkaitan dengan upaya menyiapkan kualitas sumber daya manusia untuk masa depan.
“Stunting bagi kami sesungguhnya menjadi konsen penting, karena ini merupakan bagian dari gambaran masa depan bagaimana anak-anak cerdas kita siapkan untuk generasi 2045,” ucapnya, Senin (21/9/2026).
Karena itu, perhatian terhadap kelompok sasaran perlu diberikan secara berkesinambungan, mulai dari ibu hamil, ibu setelah melahirkan dan menyusui, bayi, hingga balita.







