SUMENEP, Taneyan.id — Reses merupakan agenda konstitusional yang melekat pada setiap anggota DPRD sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi representasi.
Melalui kegiatan ini, para wakil rakyat turun langsung menemui konstituen untuk menyerap aspirasi masyarakat sebagai bahan penyusunan kebijakan dan program pembangunan daerah.
Sepekan terakhir, sejak 30 Juni hingga 7 Juli 2026, seluruh anggota DPRD Sumenep melaksanakan reses di daerah pemilihan (Dapil) masing-masing.
Masyarakat menyampaikan beberapa persoalan. Mulai dari sektor pertanian, pendidikan, kesehatan hingga infrastruktur.
Pada masa Reses III 2026 ini, Anggota Komisi III sekaligus Fraksi PKB DPRD Sumenep Akhmadi Yasid menyerap aspirasi masyarakat dari Dapil II yang meliputi Kecamatan Lenteng, Saronggi, Bluto dan Giligenting.
Dari seluruh rangkaian Reses tersebut, persoalan infrastruktur jalan menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan masyarakat.
Hampir di setiap titik pertemuan, warga mengeluhkan kondisi jalan kabupaten yang mengalami kerusakan dan dinilai mengganggu aktivitas ekonomi maupun mobilitas sehari-hari.
Di Kecamatan Bluto, masyarakat kembali menyuarakan pentingnya perbaikan Jalan Bluto–Moncek dan Jalan Kapedi–Moncek.
Kedua ruas jalan tersebut dinilai sudah lama membutuhkan penanganan karena kondisinya semakin memprihatinkan dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.







