banner 728x250

Pemilihan Calon Ketua DPC PKB Sumenep Dinamis, DPP Gelar UKK Secara Nasional

Jajaran fungsionaris dan calon Ketua DPC PKB Sumenep mengenakan seragam hijau partai saat menghadiri sesi Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) di DPP PKB.
Dinamika bursa kepemimpinan DPC PKB Sumenep: Para kandidat saat jeda sesi UKK nasional di Jakarta untuk menentukan nakhoda baru partai di tingkat cabang.

JAKARTA, taneyan.id — Rangkaian proses pemilihan Ketua DPC PKB Kabupaten Sumenep terus berlanjut. Setelah sebelumnya digelar Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Sumenep, tahapan berikutnya kini memasuki UKK atau Uji Kelayakan dan Kepatutan calon ketua DPC PKB.

Pelaksanaan UKK berlangsung di kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta, Selasa (12/5). Kegiatan ini digelar secara nasional dengan menghadirkan seluruh calon ketua DPC PKB dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk dari Kabupaten Sumenep.

Dari pantauan taneyan.id di lokasi kegiatan, sejumlah nama yang sebelumnya masuk dalam penjaringan calon Ketua DPC PKB Sumenep tampak hadir mengikuti seluruh tahapan UKK dengan serius.

Mereka di antaranya KH Abdul Hamid Ali Munir, Abu Hasan, Dulsiam, Muhri, KH Kamalil Ersyad, Nurfaizin, Syaiful Ala, dan Rasidi.

Para calon terlihat mengikuti agenda demi agenda dengan penuh konsentrasi. Suasana di lingkungan DPP PKB juga tampak cukup dinamis karena seluruh peserta dari berbagai daerah hadir membawa semangat dan strategi masing-masing untuk mendapatkan kepercayaan partai.

Informasi yang diterima taneyan.id menyebutkan bahwa proses seleksi calon Ketua DPC PKB Sumenep dipastikan berlangsung dinamis. Sebab, masing-masing kandidat dinilai memiliki kekuatan, pengalaman, serta karakter politik yang berbeda.

“Semua calon punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Karena itu prosesnya dipastikan cukup ketat dan menarik,” ujar salah satu sumber internal yang mengikuti perkembangan UKK di Jakarta.

Meski demikian, seluruh kandidat disebut memiliki semangat yang sama, yakni berjuang untuk membesarkan PKB di Kabupaten Sumenep ke depan.

UKK sendiri menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penentuan kepemimpinan DPC PKB. Selain melihat kapasitas organisatoris, tahapan ini juga menjadi ruang penilaian terhadap visi, loyalitas, kemampuan komunikasi politik, hingga strategi penguatan partai di daerah.

Hingga berita ini ditulis, proses UKK masih berlangsung di DPP PKB Jakarta. “Proses pemilihan pasti dinamis, DPP PKB membuat format baru dalam pemilihan ketua DPC, sekarang harus melalui UKK di DPP,” kata salah satu anggota Fraksi PKB DPRD Sumenep Akhmadi Yasid yang juga hadir di arena UKK di DPP PKB. (mkt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *