Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi menuntut kepala sekolah terus meningkatkan kompetensi dan memperluas wawasan agar mampu membawa satuan pendidikan menghadapi berbagai perubahan.
“Kepala sekolah memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan satuan pendidikan, tidak hanya melalui pengelolaan administrasi yang baik, tetapi melalui pengembangan metode pembelajaran yang kreatif dan pemanfaatan teknologi secara tepat,” terangnya.
Imam Hasyim juga meminta kepala sekolah mendorong para guru meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pendukung pembelajaran.
Dengan begitu, kegiatan belajar mengajar diharapkan lebih menarik dan interaktif, sekaligus meningkatkan motivasi serta prestasi peserta didik.
Ia berharap kepala sekolah mampu menjadi motor penggerak perubahan dengan menghadirkan berbagai inovasi yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan di masing-masing satuan pendidikan.
“Kepala sekolah harus menjadi motor penggerak perubahan dan mampu membawa sekolah menuju arah yang lebih baik. Jangan sampai dunia pendidikan tertinggal dari perkembangan zaman,” pungkasnya.
Sementara itu, Pemkab Sumenep melalui Dinas Pendidikan melantik dan mengambil sumpah/janji 129 kepala sekolah. Mereka terdiri atas tiga kepala sekolah Taman Kanak-Kanak (TK), 107 kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN), dan 19 kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN).(*/Mkt)







