Kata Arif pelatihan kerja yang direncanakan akan disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan besar yang ada di Sumenep.
“Pemkab akan mengamati dan menelusuri apa yang paling banyak dibutuhkan dan diminta perusahaan. Dengan begitu, kami bisa menggalakkan pelatihan berbasis kompetensi,” tambahnya.
Selain itu, lanjut Arif, Pemkan menyiapkan program penguatan kewirausahaan berbasis masyarakat untuk mendongkrak ekonomi lokal.
“Usaha yang terus tumbuh dan berkembang serta serapan tenaga kerja yang meningkat akan mempercepat akselerasi pembangunan daerah. Hal ini dapat diwujudkan apabila masyarakat dan Pemkab bersinergi dengan baik,” tutupnya. (*ifa)






