Fajar berharap, peningkatan kemampuan front liner dapat berdampak langsung pada kenyamanan nasabah. Ia menekankan bahwa pelayanan yang ramah dan solutif akan menjadi nilai tambah bagi BPRS Bhakti Sumekar.
“Tujuannya tentu agar pelayanan kami semakin baik kepada nasabah dan masyarakat sebagai konsumen utama,” jelasnya.
Muamalat Institute melalui akun Instagram resminya turut menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelatihan. Mereka berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat segera diimplementasikan di lingkungan kerja.
“Alhamdulillah, pelatihan Service Excellent dan Handling Complaint telah terlaksana. Semoga bermanfaat untuk mendukung pelayanan di BPRS Bhakti Sumekar,” tulis admin akun resmi Muamalat Institute.
Dengan pelatihan ini, BPRS Bhakti Sumekar menunjukkan keseriusannya dalam menjaga kualitas layanan berbasis syariah. Strategi tersebut diharapkan memperkuat citra bank daerah sebagai mitra terpercaya masyarakat. (*mkt)







