banner 728x250

Sekda Sumenep Minta ASN Tinggalkan Pola Kerja Rutin: Harus Terus Berinovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

(Dok. Taneyan.Id) Sekda Sumenep Agus Dwi Saputra (Tengah) saat melakukan kunjungan ke Diskominfo Sumenep beberapa waktu lalu.

Di sisi lain, Agus meminta ASN tidak terjebak pada pola kerja yang hanya mengandalkan rutinitas. Perubahan teknologi dan kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis menuntut aparatur untuk mampu beradaptasi dan melahirkan gagasan-gagasan baru dalam menyelesaikan berbagai persoalan pemerintahan.

Ia menilai, inovasi tidak selalu harus diwujudkan dalam bentuk program besar ataupun teknologi yang kompleks. Berbagai langkah sederhana yang mampu membuat pekerjaan lebih efektif dan pelayanan lebih mudah bagi masyarakat juga dapat menjadi bagian dari inovasi.

“Penyederhanaan pelayanan, pemanfaatan teknologi informasi, hingga penguatan koordinasi antarperangkat daerah juga dapat menjadi bentuk inovasi,” jelasnya.

Agus berharap budaya inovasi dapat tumbuh di seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Sumenep. Dengan begitu, aparatur tidak hanya bekerja untuk menyelesaikan rutinitas, tetapi juga terus mencari cara untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.

“Kami harap budaya inovasi tumbuh di setiap perangkat daerah sehingga pekerjaan pemerintahan lebih efektif dan pelayanan kepada masyarakat semakin cepat serta responsif,” ucapnya.

Meski demikian, Agus mengingatkan agar inovasi yang dilakukan ASN tetap berada dalam koridor aturan. Setiap gagasan baru juga harus mempertimbangkan efektivitas penggunaan anggaran serta benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, inovasi tidak boleh berhenti hanya sebagai gagasan atau sekadar mengejar perubahan. Inovasi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi penyelenggaraan pemerintahan dan masyarakat sebagai penerima layanan publik.

“Setiap inovasi harus tetap memperhatikan aturan, efektivitas anggaran, dan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, inovasi tidak berhenti sebatas gagasan, tetapi menghasilkan manfaat nyata bagi penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik,” tandasnya.(*/mkt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *