“Kami menilai kegiatan keagamaan seperti ini memiliki makna penting dalam membangun keseimbangan antara pelaksanaan tugas kedinasan dan penguatan kehidupan rohani,” ujarnya.
Bupati Fauzi menyampaikan penguatan spiritualitas perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dengan landasan keimanan dan akhlak yang baik, aparatur diharapkan mampu menjalankan amanah secara bertanggung jawab dan berintegritas.
“Semangat kebersamaan ini harus terus terjaga dan jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam bersikap, bekerja, dan mengabdi, supaya kehadiran pemerintah benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut kegiatan yang melibatkan ASN dan PPPK dari dua instansi tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat komitmen bersama dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius dan harmonis.
“Kami ingin pembacaan Surah Al-Waqi’ah secara bersama-sama dengan target 111.111 kali menjadi sarana memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an dan membangun budaya religius di lingkungan birokrasi,” tutupnya.(*/Mkt)







