Dalam sambutannya, KH Imam Hasyim menegaskan bahwa bangsa Indonesia tengah menghadapi situasi sulit, sehingga diperlukan doa bersama sebagai ikhtiar batin.
“Negara sedang tidak baik-baik saja. Kita butuh mengetuk pintu langit, memohon kepada Allah agar bangsa ini selamat, aman, dan dijauhkan dari segala bala,” ungkapnya.
Rangkaian acara diawali dengan istighasah, kemudian dilanjutkan salat gaib untuk almarhum Affan, korban yang meninggal dunia terlindas kendaraan taktis Barakuda saat aksi di Jakarta.
Usai itu, para kiai dan jamaah bersama-sama membaca surat Yasin, tahlil, dan doa keselamatan bangsa.

Suasana doa bersama berlangsung penuh kekhidmatan. Para jamaah larut dalam munajat, berharap agar bangsa Indonesia diberi kedamaian, keberkahan, dan jalan keluar dari berbagai persoalan yang melilit. (mkt)







