Data Dinas Kesehatan Sumenep mencatat kasus campak mencapai 2.321 hingga Rabu (27/08/2025). Sementara capaian vaksinasi baru menyentuh 16.242 anak.
Dalam keterangannya, Budi menegaskan vaksinasi harus rampung dalam dua pekan ke depan. Menurutnya, campak sangat menular namun dapat dicegah dengan vaksin yang efektif.
Ia juga menekankan bahwa kehadirannya bukan sebatas agenda seremonial. Pemerintah pusat ingin memastikan penanganan kesehatan berjalan cepat dan tepat sasaran.
Menkes mengingatkan masyarakat agar tidak percaya pada hoaks yang meragukan manfaat imunisasi. Ia meminta dukungan pemerintah daerah dan media untuk melawan kabar bohong terkait vaksinasi. (mkt)







