Tak hanya dari Sumenep, peserta juga datang dari berbagai daerah di Jawa Timur. Kabupaten Jember, Situbondo, Sampang, Lumajang, hingga Pamekasan ikut memeriahkan ajang ini.
Masing-masing instansi membuka stan pameran di area utama. Mereka menampilkan program pembangunan, layanan publik, hingga produk unggulan UMKM.
Partisipasi melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD), BUMN, BUMD, perusahaan swasta, rumah sakit, serta seluruh kecamatan di Sumenep. Hal ini mempertegas peran Madura Night Vaganza sebagai etalase inovasi dan pembangunan daerah.
Selain pameran, masyarakat juga disuguhi sejumlah agenda hiburan. Tercatat ada Madura Culture Festival, Festival Kopi, Festival Tembakau, Parade Batik, hingga Fun Run.
Rangkaian acara akan berlangsung selama sepekan penuh, mulai 28 Agustus hingga 3 September 2025. Setiap hari, pengunjung disuguhkan atraksi seni, budaya, maupun promosi produk lokal.
Dengan ragam kegiatan tersebut, Madura Night Vaganza 2025 diproyeksikan menjadi magnet wisata budaya. Sekaligus, memperkuat posisi Sumenep sebagai pusat kebudayaan dan inovasi di Madura. (mkt)







