“Israel, yang dipelihara Barat, adalah entitas kanker bagi perdamaian di Timur Tengah dan pelaku utama kehancuran stabilitas dunia,” tegasnya.
Juru bicara itu juga menyinggung sejarah ekspansi wilayah Israel melalui empat perang besar dan puluhan invasi ke negara-negara di sekitarnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, agresi Israel disebut meningkat terhadap Gaza, Tepi Barat, Lebanon, Suriah, dan negara regional lainnya.
Puluhan ribu warga sipil telah menjadi korban, sementara krisis kemanusiaan makin meluas akibat serangan yang terus berlanjut.
Korea Utara menyayangkan sikap negara-negara Barat yang justru menyudutkan Iran dan mempertanyakan hak bela dirinya.
“Komunitas internasional melihat dengan jelas siapa yang sesungguhnya menyulut ketegangan di Timur Tengah,” ujarnya.
Pernyataan itu ditutup dengan peringatan bahwa pihak-pihak yang mendorong perang akan dimintai tanggung jawab atas krisis global.







