Sebagai langkah cepat, Pemprov Jatim menyalurkan 9.825 botol vaksin MR untuk Outbreak Response Immunization (ORI). Vaksinasi massal ini akan berlangsung 25 Agustus hingga 14 September 2025 di 26 puskesmas, pustu, dan posyandu.
Sasaran utama program adalah anak usia 9 bulan sampai 6 tahun. Pemprov juga memperluas koordinasi hingga Madura Raya dan Surabaya Raya agar wabah tidak meluas.
Selain imunisasi, masyarakat diminta menjaga pola hidup bersih dan sehat. Khofifah menekankan pentingnya segera membawa pasien dengan gejala berat ke rumah sakit dan memberi vitamin A.
“Kalau ada gejala ringan bisa isolasi mandiri tujuh hari, tetapi kalau sudah berat jangan ditunda untuk ke rumah sakit,” pesannya.
Khofifah menutup kunjungan dengan ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk mendukung vaksinasi. Menurutnya, keberhasilan penanganan KLB campak ditentukan oleh partisipasi bersama. (mkt)







