Mantan jurnalis itu menegaskan, seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat nantinya akan menjadi bahan penting bagi Fraksi PKB untuk diteruskan kepada pemangku kepentingan, khususnya Pemerintah Kabupaten Sumenep.
“Insyaallah semua masukan masyarakat akan kami catat dan menjadi bahan untuk diteruskan kepada pemerintah daerah sesuai kewenangan dan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Ia berharap, Hari Fraksi tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan benar-benar menjadi jembatan komunikasi publik yang hidup antara masyarakat dan parlemen.
Melalui forum tersebut, Fraksi PKB juga ingin memastikan bahwa ruang demokrasi di daerah tetap terbuka, terutama bagi warga yang selama ini kesulitan menyampaikan persoalan secara langsung kepada pemerintah maupun legislatif. (mkt)







